TRiP Consultant.

Selamat datang di blog kami. Blog ini dibuat dengan sprit4share, berharap semoga dapat memberikan manfaat bagi semua yang baca. Meskipun kami konsultan dan menjual ilmu yang kami miliki sebagai mata pencaharian, kami tetap berharap mempunyai sedikit idealisme untuk membagi pengetahuan bukan sebagai ”tukang jualan pengetahuan”.

Disini anda dapat mencoba memahami tentang ISO dengan cara yang lebih santai. Terimakasih telah membaca blog ini, dan bila anda tidak keberatan, silahkan berikan komentar sehingga dapat menjadi masukan bagi kami.

02 April 2016

ISO 45001 OSHMS (DIS)



ISO 45001:2016 akan terbit !!! ISO 45001 diprediksi akan menggantikan standar OHSAS 18001:2007 terkait penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Diperkirakan ISO 45001 akan terbit dibulan september 2016 ini 


Seperti yang kita sama2 ketahui. OHSAS sesuai dengan namanya (ohsas) bukan merupakan standar ISO, Occupational Health and Safety Assessment Series merupakan standar yang diterbitkan oleh British Standar Institute untuk mencakup sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja. Standar ini sering dijadikan rujukan oleh perusahaan dalam membuktikan bahwa organisasi telah memahami dan mengelola resiko - resiko dalam keselamatan dan kesehatan kerja. Meskipun standar ini bersifat lokal (karena diterbitkan oleh BSI) akan tetapi terkesan derajatnya lebih tinggi dibandingkan dengan standar manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang ada di Indonesia yaitu SMK3 berdasarkan PP No. 50 tahun 2012. 

Padahal berdasarkan pengalaman saya membantu perusahaan dalam menerapkan sistem manajemen K3, standar PP No.50 / 2012 cenderung lebih banyak persyaratan yang harus di patuhi dibandingkan dengan OHSAS 18001:2007

Selain standar OHSAS dan SMK3 sebenarnya banyak negara mengeluarkan standar sendiri terkait pengelolaan K3 disebuah organisasi. Dengan kondisi ini sebenarnya OHSAS adalah standar K3 yang sangat umum belum mencakup detil2 persyaratan K3 sehingga standar OHSAS kemudian diikuti dengan standar teknis dari masing2 negara. 

Dengan terbitnya standar ISO 45001 (2016?) ini maka diharapkan standar Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja mempunyai standar resmi dari ISO yang mempunyai manfaat MRA (mutual Recognition Agreement) sehingga dapat diakui oleh semua negara dan semua perusahaan. 

Direncanakan ISO 45001 akan terbit bulan september 2016 ini. Pada saat sekarang telah beredar DIS ISO 45001. DIS adalah Draft International Standard. Sebuah tahapan dalam memastikan kesempurnaan standar. Pada tahapan DIS, dokumen disebarluaskan dan dimintai pendapat para pihak terkait sehingga bisa didapat input-input untuk memperbaiki dokumen. Setelah input diterima kemudian diatur lagi oleh Technical Comitte untuk dibuatkan Final Draft Internasional Standard(FDIS) Proses kemudian diulang yaitu disebar kembali sebelum akhirnya menjadi Internasional Standard

Kami mendapatkan standar DIS dari salah satu grup K3 berdasarkan posting dari bp Jack Matula. silahkan klik halaman page unduh standar di atas atau disini dan kemudian cari standar untuk melihat ISO DIS 45001 OHSMS 


wrote by zulkhaidarsyah with spirit 4 share 
Semua Ilmu adalah Milik ALLAH semata.. kekurangan ilmu adalah semata2 karena keterbatasan kemampuan kami

23 September 2015

ISO 9001 : 2015 - Just Published

ISO 9001 : 2015 - Just published Pengumuman dari ISO yang di release di facebook ISO (ISO - International Organization for Standardization) pada tgl 23 september 2015 .. ini mengakhiri rasa keingintahuan akan perubahan apa yang akan terjadi pada versi 2015 ini. perubahan yang terjadi kali ini memang tidak sebesar perubahan dari versi 1994 ke 2000 menurut Nigel Croft, Chair of the ISO subcommittee that developed and revised the standard, refers to as an “evolutionary rather than a revolutionary” process.

Seperti yang diduga bahwa perubahan dari FDIS menjadi Standard memang hanya sedikit. Sekilas diintip pada laman ISO beda antara FDIS dan standar memang tidak banyak. ISO sendiri memberikan panduan umum bagaimana cara menanggapi perubahan versi dari 2008 menjadi 2015 ini.

Anda dapat mengakses halaman ISO pada

1. http://www.iso.org/iso/news.htm?refid=Ref2002 --> pengumuman penerbitan standar ISO 9001 : 2015
2. http://www.iso.org/iso/iso_9001_-_moving_from_2008_to_2015.pdf --> gambaran singkat bagaimana cara migrasi dari versi 2008 ke versi 2015
3. http://www.iso.org/iso/iso_9001-2015_-_how_to_use_it.pdf --> bagaimana cara menggunakan ISO 9001 : 2015

berdasarkan laman pengumuman ISO 9001:2015 maka dapat diinformasikan beberapa perubahan seperti gw kutip disini adalah
“We have now gone a step further, and ISO 9001:2015 is even less prescriptive than its predecessor, focusing instead on performance. We have achieved this by combining the process approach with risk-based thinking, and employing the Plan-Do-Check-Act cycle at all levels in the organization.

“Knowing that today’s organizations will have several management standards in place, we have designed the 2015 version to be easily integrated with other management systems. The new version also provides a solid base for sector-quality standards (automotive, aerospace, medical industries, etc.), and takes into account the needs of regulators


saya pribadi sedang menyusun materi training ISO 9001 : 2015 dengan merombak sedikit materi pelatihan berdasarkan FDIS ISO 9001:2015 karena minggu depan ada jadwal training fdis ISO 9001 : 2015 dan saya harus menyesuaikan dengan situasi perubahan yang terjadi. Pada minggu ini saya juga telah melakukan training tentang ISO 14001 : 2015 berdasrkan standar yang terbit pada tanggal 15 september 2015 kemarin

Salah satu hal yang menarik yang membuat pekerjaan konsultan sedikit berkurang adalah informasi yang di bold diatas. Struktur ISO 9001 : 2015 dan struktur ISO 14001 : 2015 persis sama. termasuk judul dan urutan klausul. Yang berbeda adalah isi dari pembahasan klausul pada kedua standar tersebut. Klo seperti ini berarti smakin kurang pekerjaan konsultan dalam mengintegrasikan dokumen standar hiks hiks hiks apalagi berdasarkan keterangan ISO, standar ini di rancang untuk dievaluasi setelah 10 tahun ... wuiiihh berarti permintaan tenaga konsultan ISO akan berkurang dong hiks hiks hiks hiks

Ohya bersamaan dengan hari penerbitan ISO 14001: 2015 maka diterbitkan juga ISO 9000 : 2015. Ini apa lagi zul?? ini adalah panduan dalam bentuk Quality management systems -- Fundamentals and vocabulary, sebagai dasar kita memahami pengertian yang ada dalam ISO 9001 : 2015 silahkan klik link http://www.iso.org/iso/catalogue_detail?csnumber=45481 untuk mengetahui lebih lanjut

yowis, welcome ISO 9001 : 2015 and ISO 14001 : 2015. Semoga dapat lebih bermanfaat bagi kemajuan perusahaan kita

wrote by zulkhaidarsyah with spirit 4 share Semua Ilmu adalah Milik ALLAH semata.. kekurangan ilmu adalah semata2 karena keterbatasan kemampuan kami

14 Agustus 2015

ISO 9001:2015 : Perubahan dan Unduh FDIS ISO 9001:2015 bahasa indonesia

Pada tahun 2015 ini beberapa standar manajemen melakukan revisi atas persyaratan yang ditetapkan. Perkembangan terhadap pengelolaan resiko atas kemungkinan kegagalan atau tidak sesuai dengan tujuan sebuah proses telah menjadi ilmu wajib yang harus dilaksanakan dalam memastikan keberlangsungan bisnis / operasional organisasi. ISO 9001 mulai memasukkan risk management dalam proses pengelolaan manajemen pada revisi terbaru ISO 9001 tahun 2015

Latar belakang Perubahan ISO 9001:2008 ke ISO 9001:2015 adalah :

- Standar ISO ditinjau setiap lima tahun sekali untuk memastikan standard tersebut tetap up-to-date dan sesuai dengan kebutuhan market.
- Respon terhadap tren terbaru dan akan selaras dengan system management lainnya seperti ISO 14001.
- Munculnya permintaan untuk penggunaan bahasa yang umum serta selaras dengan standard-standard lain.
- Mempertimbangkan manajemen risiko untuk mencapai tujuan organisasi

Beberapa Perubahan yang akan diterapkan di ISO 9001:2015
1. Perubahan Struktur Klausul . Bila pada ISO 9001:2008 mengandung 8 klausul, maka pada ISO 9001:2015 direncanakan akan ada 10 klausul.

2. Terminology, beberapa perubahan terminology di ISO 9001:2015 ini adalah sbb:
• Product akan berubah menjadi Product and Services
• Documentation, record menjadi Documented Information
• Work Environment menjadi Environment for the operation of process
• Purchase Product menjadi Externally provided product and services
• Supplier menjadi External Provider

3. Pendekatan Manajemen Resiko. ISO 9001:2015 tidak hanya menggunakan pendekatan tindakan perbaikan dan tindakan pencegahan dalam menangani sebuah masalah, tetapi mulai merambah ke manajemen resiko dimana organisasi nantinya diminta mengadopsi prinsip manajemen resiko. Setiap proses di dalam organisasi akan mempertimbangkan aspek resiko, walaupun ketentuan atau metode untuk penghitungan resiko diserahkan kepada organisasi masing masing.

4. Ruang lingkup dan pengecualian. Tidak ada spesifik klausal yang bisa dikecualikan , apabila proses tidak dilakukan oleh organisasi maka proses tersebut boleh tidak dilakukan dengan catatan bahwa tidak akan mempengaruhi kualitas produk/jasa yang diberikan.

Masa Transisi. Organisasi diberikan kesempatan masa transisi selama tiga tahun setelah standard revisi terbaru diterbitkan untuk bermigrasi ke sistem manajemen mutu ISO 9001:2015


sumber : http://www.iso.org/iso/news.htm?refid=Ref1633

Daftar Isi ISO 9001 Quality Management Systems — Requirements
• Quality management systems — Requirements
• Foreword
• Introduction
1. Scope
2. Normative references
3. Terms and definitions
4. Context of the organization
5. Leadership
6. Planning
7. Support
8. Operation
9. Performance evaluation
10. Continual improvement

• Bibliography
• Annexes
Annex A Quality management principles

Saya mendapatkan file yang berisi Final Draft International Standard ISO 9001:2015 yang telah diterjemahkan secara bebas oleh Bp. Jack Matatula dan dikirim ke beberapa anggota milis K3LH. Standar FDIS biasanya tidak mengalami banyak perubahan dengan standar yang akan diterbitkan> Berdasarkan pengalaman perubahan yang terjadi biasanya hanya berkisar penegasan kepada pengertian ataupun penggantian istilah untuk memperkuat maksud dan mengurangi bias pengertian.

Saya berterima kasih kepada bp. jack matatula atas share file yang telah dibuatnya. Semoga Tuhan dapat membalas jasa atas ilmu yang telah dibagikan beliau. Bila anda ingin mengetahui FDIS ISO 9001:2008 ini silahkan mengunduh pada link berikut




wrote by zulkhaidarsyah with spirit 4 share Semua Ilmu adalah Milik ALLAH semata.. kekurangan ilmu adalah semata2 karena keterbatasan kemampuan kami

01 Maret 2013

Analisa Resiko / Risk analysis

Baiklah kali ini kita akan memasuki langkah kedua dalam melakukan analisa bahaya  yaitu analisa resiko dan   bahaya (risk and hazard ). Apa yang harus kita lakukan untuk menganalisa resiko? Ada beberapa persiapan yang harus dilakukan dalam melakukan analisa resiko yaitu ; 
1. Memahami dampak terhadap kegiatan / aktivitas proyek atau bisnis jika risiko yang sebenarnya terjadi (membutuhkan masukan dari pelanggan dan para ahli teknis)

2. Buat peringkat / ranking untuk menilai kemungkinan frekuensi yang timbul (likelihood) atas sebuah kecelakaan berdasarkan identifikasi bahaya yang telah dilakukan pada langkah sebelumnya ( silahkan klik identifikasi bahaya untuk mengingat kembali). 
Sebenarnya anda bisa menentukan sendiri jumlah peringkatnya dari urutan terendah hingga yang tertinggi. Misal anda ingin membagi menjadi 3 peringkat, 4 atau 5 peringkat. Umumnya di beberapa perusahaan sering mencantumkan dalam 5 urutan peringkat. Sebagai contoh anda dapat melihat gambar berikut 

contoh tabel kemungkinan terjadi
3. Buat peringkat untuk dampak dari kecelakaan yang mungkin timbul. Sama seperti langkah kedua di atas anda membuat peringkat kemungkinan dampak yang timbul dari sebuah kecelakaan yang telah anda identifikasi pada langkah identifikasi kecelakaan di posting sebelumnya dan menentukan sendiri berapa jumlah urutan peringkatnya
Silahkan pelajari contoh tabel dampak berikut  


dampak bahaya
4. Setelah anda membuat pemeringkatan seperti langkah 2 dan 3 di atas saatnya anda membuat tabel acuan silang terhadap likehood dan consequence yang dibuat. Tabel ini berguna untuk menentukan tingkat bahaya pada sebuah proses sehingga memudahkan dalam penentuan bahaya 

contoh tabel bahaya


5. Tabel acuan inilah yang nantinya akan berguna ketika anda  memasukkan ke dalam daftar identifikasi bahaya yang telah anda buat seperti di posting sebelumnya di url berikut  http://tripconsultant.blogspot.com/2013/02/risk-and-hazard-identification.html sehingga anda mempunyai tabel yang lebih panjang dibandingkan tabel sebelumnya. lihat contoh di bawah ini 
(catatan : anda harus memilih SALAH SATU dari 3 bentuk tabel di masing2 gambar ! silahkan pilih 3 peringkat atau 4 atau 5 peringkat) 




wrote by zulkhaidarsyah with spirit 4 share 
Semua Ilmu adalah Milik ALLAH semata.. kekurangan ilmu adalah semata2 karena keterbatasan kemampuan kami

13 Februari 2013

Risk and Hazard Identification

Pada tulisan sebelumnya kita telah membahas langkah - langkah sederhana dalam melakukan analisa bahaya sesuai dengan persyaratan OHSAS 18001:2007 yang disesuaikan dengan standar Manajemen Resiko ISO 31000:2009. Pada tulisan ini akan di bahas lebih detil tentang bagaimana melakukan langkah - langkah tersebut sehingga anda dapat membuat analisa bahaya yang lebih lengkap khususnya bagaimana melakukan identifikasi resiko dan kemungkinan bahaya (risk and hazard identification). Ok kita masuk langkah - langkah yang umumnya dilakukan yaitu :

  1. Tentukan area kerja yang akan di analisa 
  2. Buat Focus Grup Discussion
  3. Tampilkan flowchart proses pada area kerja 
  4. Catat aktivitas - aktivitas yang dilakukan
Pada tahapan ini kita sedang melakukan identifikasi terhadap semua aktivitas yang dilakukan. Bila anda berada dalam sebuah perusahaan dengan operasional yang bersifat rutin maka disarankan untuk membagi berdasarkan area pekerjaaan kemudian mengajak personil yang dianggap 'tahu' dengan situasi dan lokasi area pekerjaan tersebut. Tetapi bila anda membuat analisa bahaya sebuah proyek, anda dapat membagi dalam 2 type yaitu : area pekerjaan dan proses pekerjaan ataupun gabungan dari kedua2nya. Ini sangat tergantung jenis dan model proyek yang anda kerjakan. 

Ok, mari kita lihat, kita masuk ke langkah pertama :

I. Tentukan area kerja
Sebagai contoh sederhana kita ambil area kantor / office.

II. Buat focus Group Discussion
Sederhananya adalah anda membuat grup diskusi yang terdiri dari orang - orang yang berkompeten. Kompetensinya tentang apa? Yang pasti ada anda yang mengerti bagaimana membuat analisa bahaya, lalu di tambah dengan orang senior/orang lama yang ada di area tersebut untuk menjelaskan dan menceritakan kemungkinan bahaya pada lokasi kerja. Pada FGD ini, anda harus membuat beberapa skenario terburuk dari sebuah aktivitas, bersikap open mind terhadap semua kemungkinan dengan prinsip 'tidak ada yang tidak mungkin, 1-1nya yang tidak mungkin adalah ketidak mungkinan tersebut'. Untuk lebih efektif disarankan tidak mengambil jumlah anggota yang banyak, 3-5 orang saya rasa cukup ideal untuk membahas sebuah area kerja.

III. Buat flowchart area kerja
Buatlah flowchart / diagram alir tentang proses atau aktivitas di area kerja tersebut. Atau bila anda telah mempunyai diagram alirnya silahkan di lihat dan dijadikan panduan dalam membuat analisa bahaya. Anda juga dapat menambahkan
  • aktivitas - aktivitas yang tidak ada dalam flowchart tapi sering dilakukan oleh karyawan dan berpotensi bahaya. contoh : naik - turun tangga, buka-tutup pintu dll. 
  • situasi dan lingkungan sekitar area kerja. contoh : letak stop kontak listrik, lapisan karpet yang tidak rata / sobek dll
IV. Catat aktivitas / proses / lingkungan /situasi yang ada 
Pencatatan ini dimaksudkan untuk membuat daftar - daftar yang akan kita analisa bahaya dan kemungkinan bahayanya. Daftar ini juga akan membantu dalam menentukan focus group discussion yang akan kita lakukan dalam menguraikan kemungkinan bahaya atau resiko. 

Dari langkah - langkah diatas akhirnya anda akan mempunyai sebuah daftar seperti contoh di bawah ini 






Beberapa hal yang dapat anda perhatikan pada saat membuat form resiko : 

1. Berikan setiap risiko pengenal unik atau nomor sederhana dari 1 sampai n.

2. Sebuah deskripsi resiko yang cukup rinci cukup bagi siapa pun yang membaca daftar risk untuk memahami risiko atau mengajukan pertanyaan cerdas kepada orang yang mengidentifikasi risiko.

3. Sebuah indikator risiko yaitu setiap peristiwa yang mungkin menjadi tanda peringatan dini dari risiko terjadi, atau mungkin memicu urutan peristiwa yang jika tidak dikontrol dengan baik akan menimbulkan risiko yang terjadi.

4. Mengelompokkan risiko ke dalam grup yang spesifik misalnya Keselamatan, teknis, dll komersial.

5. Rekam aktivitas selama apa yang ditangkap "misalnya sesi brainstorming, 1 on 1 wawancara, ini akan berguna untuk analisis seluruh proyek dan akan membantu Anda terus meningkatkan proses analisis risiko AndaSehingga kemudian mencakup informasi yang Anda butuhkan untuk memperoleh semua data setelah Anda telah mengidentifikasi risiko tertentu


Langkah berikutnya adalah untuk menganalisis dan mendapatkan pemahaman rinci tentang apa kejadian tersebut akan berarti (benar2 menimbulkan bahaya) atau hanya sekedar kemungkinan bahaya


wrote by zulkhaidarsyah with spirit 4 share 
Semua Ilmu adalah Milik ALLAH semata.. kekurangan ilmu adalah semata2 karena keterbatasan kemampuan kami

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More