04 Mei 2011

Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14000 (bg 3 dr 3 post)

Baiklah mari kita selesaikan manajemen lingkungan berbasiskan ISO 14001:2004. Pada bagian I kita membahas tahapan awal dari perencanaan sistem manajemen lingkungan dengan menetapkan peraturan terkait lingkungan dan operasional perusahaan serta membangun pondasi sistem dengan menetapkan aspek lingkungan dalam operasional perusahaan. Sedangkan pada bagian II kita membahas tentang operasional perusahaan, pelaksanaan tnaggap darurat serta dokumentasi dan rekaman yang diperlukan dalam menjalankan sistem

Pada bagian III ini kita ngebahas tahapan Check dan Action atau tahapan review dan perbaikan sesuai dengan prinsip PDCA pada setiap sistem manajemen ISO. Dan seperti pada sistem lain ada tahapan pengukuran kinerja, tahapan pemeriksaan / audit serta bagaimana melakukan tindakan perbaikan dan selanjutnya mengkonklusikan semua dalam sebuah rapat tinjauan manajemen sebagai puncak siklus.

So, udah paham kan big picture dari sistem manajemen lingkungan ini?? Kalau udah paham berarti tulisan ini selesai sampe sini. Lohh..lohhh?? kan belum dijelasin detil..!!! hahaha iya ini mau di jelasin sedikit lebih detil tahapan pemeriksaan dan reviewnya.. gitu aja ngambek !! hihihihihi :p baiklah kita mulai detilnya yah ..

4.5 Pemeriksaan
4.5.1 Pemantauan dan Pengukuran

Tahapan ini mensyaratkan kita melakukan pemantauan dan pengukuran terhadap indikator lingkungan yang mungkin dapat mempengaruhi lingkungan di sekitar perusahaan. Indikatornya darimana?? Siapa yang netapin?? Dari lo lah ..yang netapin lo juga!! Loh what the kamsud?? Gini.. anda kan udah bikin analisa dampak lingkungan, berarti ada dong hal – hal yang yang menjadi sorotan atau perhatian dari analisa dampak tersebut..Dari aktivitas – aktivitas perusahaan yang di analisa dampak lingkungannya tersebut, kita menetapkan apa aja yang menjadi indikator dari pencemaran lingkungan. Kemudian tetapkan nilai ambang batasnya setelah itu anda mengukur inidkator lingkungan tersebut secara berkala.Penetapan nilai ambang batas ini sebenarnya bisa saja di tentukan baik dari sisi pengetahuan, akademis ataupun hal lainnya. Akan tetapi untuk kesepakatan bersama dan tidak mengundang perdebatan panjang, lebih baik anda membuka – buka dokumen peraturan perundang – undangan anda dan liat ada ga yang menetapkan nilai ambang batas. Cobalah minta keterangan dari bplhd setempat untuk menetapkan nilai ambang batas yang ingin ditetapkan. Yang pasti untuk limbah – limbah berbahaya (B3) umumnya ambang batasnya adalah 0 (nol)

4.5.2 Evaluasi penaatan

Pada bagian I kita udah membahas bagaimana cara kita melakukan identifikasi peraturan serta melakukan pemutakhiran terhadap data – data peraturan yang akan kita taati. Nah pada klausul ini, kita diminta untuk melakukan evaluasi sejauh mana peraturan – peraturan tersebut kita taati. Secara tersirat disini anda diminta untuk mendemonstrasikan / membuktikan bahwa anda memang telah mentaati peraturan perundangan yang berlaku terkait operasional perusahaan. Dalam hal ini kita bisa membuat tabel sederhana yang berisi daftar peraturan kemudian pada kolom berikutnya anda menguraikan secara singkat hal – hal yang harus di taati kemudian anda tambahkan kolom pencapaian perusahaan dalam mentaati perusahaan.

Nah bagaimana kalau anda tidak mentaati?? Apakah anda tidak mendapatkan sertifikat ISO?? Atau sertifikat ISO anda di batalkan ?? konsep dari sistem manajemen ISO adalah perbaikan berkelanjutan / continuous improvement. Artinya bila kita memberi skala 1-10 dengan skala terendah (nilai 1) anda tidak mentaati peraturan sama sekali dan skala tertinggi (nilai 10) anda bener2 mentaati seluruh peraturan maka anda tidak perlu mendapatkan nilai 10 untuk mendapatkan sertifikat. Bila anda hanya mentaati peraturan hanya sebagian kecil (anggaplah anda mendapatkan nilai 3 dalam hal mentaati peraturan) selama anda mempunyai dan menjalankan sistem maka anda telah memenuhi persyaratan ini untuk mendapatkan sertifikat ISO. Akan tetapi seperti namanya yaitu perbaikan berkelanjutan maka setiap tahun pada saat audit anda harus mendemonstrasikan pencapaian anda yang semakin meningkat dalam pentaatan peraturan. Bila tahun ini angka di nilai 3 (skala 1-10) maka tahun berikutnya anda minimal mempertahankan angka 3 dan atau lebih baik menjadi 4, 5 dst

4.5.3 Ketidaksesuaian, tindakan perbaikan dan tindakan pencegahan

Dan..seperti pada sistem manajemen ISO lain. Bila anda..

    - menemui kesalahan dalam pelaksanaan prosedur atau
    - ingin melakukan perbaikan terhadap prosedur atau operasional anda atau
    - melihat bahwa indikator lingkungan anda melewati ambang batas atau
    - belum mentaati peraturan lingkungan atau
    - melihat potensi pencemaran lingkungan atau
    - dll terkait bagaimana anda melihat sesuatu yang perlu perbaikan

maka sebaiknya anda melakukan proses identifikasi atas ketidaksesuaian, penyebab / penyebab potensial kemudian melakukan tindakan perbaikan dan pencegahan atas ketidaksesuaian yang telah terjadi. Metode dan cara penentuan ketidaksesuaian, penyebabnya serta proses perbaikan dan pencegahannya silahkan anda tentukan sendiri. Yang pasti ada beberapa hal yang menjadi acuan seperti

    ~ identifikasi ketidaksesuaian yang jelas
    ~ identifikasi penyebab yang jelas
    ~ usulan perbaikan dan pencegahan yang jelas
    ~ Pengusul perbaikan (orang yang mengusulkan tindakan perbaikan)
    ~ Pelaksana perbaikan
    ~ Tanggal usulan perbaikan
    ~ Tanggal rencana tindakan / batas penyelesaian tindakan
    ~ Evaluasi terhadap keefektifan tindakan perbaikan dan pencegahan

Bila deskripsi di atas telah anda penuhi maka sistem review atas kasus – kasus yang muncul telah anda jalankan dan anda telah memenuhi persyaratan ini. Disinilah anda membuktikan proses perbaikan berkelanjutan berjalan dengan apik di tempat anda bukan sekedar gagah2an sertifikat ISO 14001:2004

4.5.4 Pengendalian rekaman

Rekaman atau catatan atau bukti pelaksanaan atas pelaksanaan sistem merupakan sesuatu yang selalu di jadikan acuan auditor dan atau orang lain yang ingin mengetahui apakah kita telah menjalankan sistem manajemen lingkungan secara baik dan benar. Identifikasi atas rekaman seperti

    * Nama formulir / rekaman
    * penomoran untuk mempermudah identifikas
    * metode penyimpanan terhadap rekaman
    * termasuk bagaimana pemusnahan, masa berlaku, masa kadaluarsa rekaman
 
dapat anda atur dalam prosedur pengendalian rekaman sebagai pedoman dalam mengelola rekaman / catatan / formulir yag anda punyai. Saya udah cerita banyak soal rekaman dan dokumen pada sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 pada bagian lain blog ini. Pada dasarnya semuanya sama sehingga anda bisa mempelajari soal pengendalain atas dokumen dan rekaman pada posting sebelumnya. Tetapi mungkin suatu saat kita akan membahas ISO TR 10013 : 2001 tentang pedoman dalam melakukan dokumentasi sistem secara keseluruhan. Ingetin yeee..kalo gw lupa hehehehe

4.5.5 Audit Internal

Nah audit internal ini sama juga dengan sistem ISO lain bahwa anda membuat rencana audit tahunan, rencana pelaksanaan secara detil kemudian melakukan audit dengan tujuan

   -  membandingkan antara persyaratan dengan dokumentasi
   -  membandingkan antara dokumentasi dengan pelaksanaan
  - mengukur sistem serta melakukan continuous improvement / perbaikan berkelanjutan dalam proses menjalankan sistem

Hasil audit nanti di laporkan dalam tinjauan manajemen

4.6 Tinjauan manajemen

Begitu juga tahapan ini, tinjauan manajemen dilakukan sebagai pertemuan antara pelaksana sistem dan top management untuk berdiskusi dalam menyelesaikan masalah atau menindak lanjuti perkembangan sistem terkini. Pelaksanaan tinjauan manajemen sama dengan sistem lainnya dengan topik bahasan yang mirip yaitu :
 
1. hasil audit internal dan evaluasi pentaatan peraturan 
2. komunikasi dari pihak eksternal 
3. kinerja lingkungan hasil monitoring indikator lingkungan
4. tingkat pencapaian tujuan dan sasaran
5. status tindakan perbaikan dan pencegahan 
6. tindak lanjut tinjauan manajemen sebelumnya 
7. perubahan terkait sistem spt peraturan, kondisi lingkungan dll 
8. rekomendasi perbaikan  
 
Epilog :
Pada dasarnya sistem manajemen lingkungan ini hmpir sama dengan sistem manajemen lainnya, meskipun harus di akui dari tataran operasional ada beberapa prosedur yang berbeda dengan sistem manajemen mutu atau lainnya. Dari tulisan – tulisan yang mirip terkait topik – topik yang selalu ada dalam standar manajemen ISO semoga anda dapat mendapatkan gambaran keseluruhan / pola / model dari pelaksanaan sistem manajemen ISO. Secara umum anda akan menemukan prosedur /proses / sistem;
 
   - pengendalian dokumen
   - pengendalian rekaman
   - tindakan koreksi
   - tindakan pencegahan
   - audit internal serta tinjauan manajemen
 
pada tiap – tiap jenis standard manajemen ISO yang berlaku. Oleh karena itu, sekali lagi saya tekankan bahwa sistem ini sebenarnya mudah dan dapat di aplikasikan dalam setiap jenis perusahaan. Hanya saja bagaimana kepentingan perusahaan dalam menerapkan sistem ini berpulang kembali pada komitmen manajemen sebagai dasar dari penerapan sistem. Dan pada tahapan awal penerapan sistem, anda tidak perlu sempurna karena sistem ini selalu memaksa anda untuk melakukan perbaikan. Otomatis yang pertama kali yang perlu di lakukan adalah membuat dan menjalankan sistem. Bukan berkutat pada apakah sistem ini telah sempurna atau tidak. Yang penting adalah proses menuju kesempurnaan bukan kesempurnaan itu sendiri :)

Sebagai tambahan mungkin nanti akan saya coba tambahkan perkiraan prosedur yang hendaknya dibuat dalam menjalankan sistem manajemen lingkungan. Tapi sekali lagi sebelumnya saya mohon maaf kalao terkesan omdo jika beberapa bulan kemudian saya belum posting apa yang saya pikirkan saat ini. Seperti kasus tulisan ini, akibat terkendala tingkat kemalasan dan mood menulis maka saya baru menyelesaikan tulisan manajemen lingkungan ini selama hampir 6 bulan. Hiks hiks prestasi menyedihkan bagi seorang penulis meskipun seorang penulis amatir :D

iklan amazon lagi ahhhh





 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
wrote by zulkhaidarsyah with spririt4share
semua ilmu adalah milik Allah semata..kekurangan ilmu adalah semata2 karena keterbatasan kemampuan kami

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More